Faktantb. com, Progres penanganan dugaan ijazah S1 Palsu yang ditangani Polres Lombok Tengah menjadi perhatian dan sorotan masyarakat pasalnya hingga saat ini oknum pelakunya belum ditersangkakan atau ditahan. Semetara Kapolres Loteng telah berjanji atensi serius terhadap kasus tersebut. hal itu dikatakan ketua Sasaka Nusantara ke faktantb com di Praya (18/1/2025)
Kepada faktantb.com Ibnu Hajar mengatakan faktanya di Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) tidak ada Fakultas Ekonomi (SE) dan sejumlah saksi sudah diperiksa penyidik dan keterangannya menguatkan tentang adanya dugaan tindak pidana sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 263 dan 264 KUHP.
Terkait hal itu ketua Sasaka Nusantara NTB Lalu Ibnu Hajar mempertanyakan sejauh mana komitmen dan profesionalitas dan langkah kongkret Polres Loteng dalam menangani kasus dugaan ijazah S1 palsu tersebut sehingga belum menetapkan tersangkanya.
"Jangan sampai pelaku dugaan tindak pindana pemalsuan Ijazah S1 tersebut menghilangkan barang bukti atau kabur alias melarikan diri" tegasnya
Lalu Ibnu menyampaikan bahwa sesuai hasil pengamatannya sejak terlapor menghadiri panggilan penyidik 2 minggu yang lalu, oknum pelakunya sudah jarang terlihat di Lombok Tengah, sehingga Kepolisian Resort Lombok Tengah harus mengantisipasi atau melakukan pencekalan terhadap yang bersangkutan untuk tidak berpergian keluar daerah selama proses hukum berlangsung.
Ia meminta agar Kapolres Lombok Tengah untuk bertindak tegas, profesional dan adil dalam menjalankan tugas konstitusional Polri, menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan dalam proses penegakan hukum serta memberikan kepastian proses hukum sesuai dengan Undang - Undang dan aturan yang berlaku.
Ia mengancam apabila proses hukum Ijazah palsu S1 ini tidak segera ditetsangkakan pelakunya maka bersama masyarakat akan turun aksi besar-besaran, tutupnya.
Sementara itu kasus dugaan Ijazah S1 Palsu menjadi atensi serius Polres Lombok Tengah (Loteng), hal itu dikatakan Bidang Humas Polres Loteng IPTU. Lalu Brata Kusnadi ke faktantb.com pada Sabtu, 18/1/2025
"Kasus tersebut menjadi atensi serius Kapolres" ungkapnya
Ia menyampaikan Penyidik Polres Loteng terus melanjutkan proses hukum kasus tersebut, teman teman penyidik terus bekerja untuk mencapai progresnya, jadi sabar, pada saatnya pasti akan disampaikan hasilnya
"Sabar paling telat hari Rabu (22/1) akan disampaikan hasilnya" ucapnya
Lalu Brata menghimbau kepada semua pihak untuk bersabar, tetap menjaga keamanan dan ketertiban agar kondusifitas Loteng tetap terjaga dengan baik.
"Kepolisian pasti bekerja secara profesional dan terbuka" tutupnya (taink)